keterkaitan virus zika dengan MICROCHEPALY | penyusutan otak pada janin

Virus zika

Apa itu virus zika ? 

Saat ini dunia tengah diguncang dengan merebaknya virus zika dikawasan Amerka Latin.
Virus zika pertama kali di temukan tahun 1947 pada  monyet-monyet di hutan Zika. Kasus pertama manusia terjangkit virus Zika terjadi Nigeria pada tahub 1954.

Karena tidaK menimbulkan ancaman besar terhadap manusia para ilmuwan mengabakan hal ini. Baru pada tahun 2007 wabah ini menarik perhatian para peneliti yaitu ketika wabah ini melanda pulau Yap di kepulauan mikronesia pasifik.

Virus zika adalah virus yang menjangkiti manusia dan disebarkan terutama melalui gigitan naymuk Aedes aegypti.nyamuk Aedes Aegypti adalah nyamuk yang menyebarkan penyakit demam dengue dan chikunguya. Virus ini juga ditularkan oleh wanita hamil ke janinnya selama masa kehamilan berlangsung.

Virus ini akan sangat berbahaya bagi janin yang berada dalam kandungan karena dapat menimbulkan cacat bawaan berupa microcephaly. Yaitu berkaitan dengan kerusakan otak pada bayi. Dimana bayi yang mengalami microchepaly akan terlahir dengan ukuran kepala yang lebih kecil dri rata-rata.
bayi yang menaglami microchepaly

bayi yang mengalami microchepaly

Di Brazil kasus microchephaly terus mengalami pelonjakkan dari 163 kasus rata-rata pertahun menjadi 3.893 kasus microchephaly. sejumlah bayi yang meninggal diketahui mengidap virus Zika diotaknya.

Virus zika terus merebak dan menjangkiti orang-orang di Karibia dan Amerika Latin. Bahkan pihak berwenang di wilayah negara tersebut telah menyarankan agar kaum perempuan menunda kehamilan mereka sampai diketahuinya informasi lebih banyak tentang virus tersebut.

kepala Who “Margaret Chan” dalam pertemuannya di Janewa, senin 25 Januarimengatakan “ledakan penyebaran zika ke wilayah geografi yang baru, dikalangan masyarakat dengan kekebalan yang kecil menimbulkan keprihatinan”

bagaimana dengan Indonesia?

ne
negara yang terdapat zika virus



prediksi penyebaran zika virus oleh nyamuk aedes



Mengingat vektor penyebar virus ini ada di Indonesia dan mengingat masih banyaknya tempat-tempat yang menjadi tempat favoritnya nyamuk ini bertelur, tidak menutup kemungkinan virus ini dapat menjangkiti mausia di Indonesia.

Hal ini  diperkuat dengan pernah ditemukan kasus virus Zika di Indonesia yang pertama kali dilaporkan oleh peneliti pada tahun 1977 dan 1978 di rumah sakit Tegalyoso di Klaten Jawa tengah.

Sampai saat ini belum ada vaksin maupun obat untuk mencegah Zika.

Untuk itu perlu adanya antisipasi dari diri kita sendiri untuk menghindari virus ini.

Cara pencegahan virus zika

-         1. Menunda kepergian keluar negeri

-         2.  Memakai baju berlengan panjang dan celana panjang dengan warna-warna cerah dimana pun berada

-         3.  Tidur dengan kelambu

-         4. Menutup pintu dan jendela

-        5.   Memakai kain penangkal nyamuk ( klik)




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 komentar

komentar
31 Januari 2016 pukul 07.54 delete

menurut info terbaru ditemukan juga sampel darah di jambi yang terindikasi terkena virus zika loh ... :)

Reply
avatar
31 Januari 2016 pukul 17.33 delete

Terimakasih atas info terbarunya ^^

Reply
avatar
31 Januari 2016 pukul 22.38 delete

bermanfaat sekali, terima kash. (y)

Reply
avatar